Penulis: Indri Savitri, S.Psi, M.Psi, Psychologist, Child Psychotherapist
Usia pra sekolah dan SD awal memiliki peran penting dalam pengembangan konsep diri anak karena konsep diri merupakan dasar dari kepercayaan diri. Konsep diri adalah cara pandang atau persepsi anak tentang dirinya dalam dalam berbagai konteks, dan dipengaruhi oleh pengalaman-pengalaman terkait pengasuhan orangtua maupun konteks keluarga dan sekolah. Konsep diri yang kuat artinya anak memiliki keyakinan diri, mempercayai bahwa dirinya memiliki kemampuan, serta memiliki dorongan untuk memulai (berinisiatif), menyampaikan pendapat (berbicara), serta menyelesaikan masalah secara mandiri. Pakar kesehatan mental anak meyakini bahwa salah satu ciri anak yang sehat mental adalah memiliki kepercayaan diri.
Pengembangan sikap percaya diri salah satunya dilakukan kegiatan Market Day. Tujuan market day adalah mengenalkan kewirausahaan pada anak melalui mengembangkan mengenai konsep transaksi, konsep nilai mata uang, kepercayaan diri anak, kemampuan berkomunikasi, kemampuan bekerjasama, ketekunan dalam menjalankan sesuatu, mengenai konsep transaksi sederhana (jual-beli), sampai belajar melihat peluang dalam melakukan inovasi. Kegiatan ini diikuti oleh murid usia pra sekolah N1 (Early Years), N2 (Early Years), K1 (TK A), K2 (TK B), sampai dengan kelas 1 SD.
Pada tahap awal, market day diarahkan pada tahap pengenalan terhadap proses dari market day. Mereka mengambil peran sebagai penjual dan pembeli dengan membawa uang. Ketika berperan sebagai pembeli maka anak belajar menginisiasi interaksi, memperkenalkan diri, menjelaskan produk yang dijual, serta menunjukkan perilaku yang komunikatif dan melayani. Anak juga mempelajari mengorganisasi yaitu melakukan langkah-langkah melayani pembeli dengan urutan sampai makanan/ produk dapat disajikan.
Dalam pengenalan keterampilan wirausaha tahap awal, anak belum benar-benar melakukan rangkaian tahapan yang detail mulai dari tahapan perencanaan memahami kebutuhan pelanggan sampai dengan penentuan produk, penghitungan biaya produksi, serta secara tepat per produk. Tujuan pembelajaran seperti itu lebih tepat diterapkan pada level SD atas sampai dengan SMA. Meskipun kegiatan market day baru pada tahap pengenalan namun anak belajar mengembangkan keterampilan yang sangat dibutuhkan dalam dunia abad 21 dan era transformasi informasi yaitu PACE, pengembangan Perseverance (Ketekunan), Analytical Thinking Skills (Kemampuan berpikir logis), Communication & Collaboration (Komunikasi dan Kolaborasi), serta Entrepreneurship (Kewirausahaan).
Anak-anak menjalankan dan menikmati peran dalam kegiatan Market Day, itulah contoh aplikasi pembelajaran dengan berbasis pengalaman atau experiential learning yang mendukung belajar mengenai kehidupan dimulai sejak dini!