Fakta: anak adalah salah satu fase yang paling penting dari setiap perkembangan manusia. Tahun yang menutupinya adalah tahun formatif. Anak mulai menunjukkan dan menemukan kepribadian mereka. Ini adalah masa eksplorasi, keingintahuan, dan kreativitas. Ini adalah waktu terbaik untuk bertemu orang baru, belajar bersosialisasi, dan membangun hubungan.
Ini adalah pengalaman yang tidak ada kelas empat berdinding yang selalu dapat menyediakannya. Bagi anak untuk mengalami pertumbuhan, Mereka harus meninggalkan kertas dan pena di belakang dan menikmati matahari. Mereka harus terlibat dalam beberapa bentuk kegiatan seperti olahraga.
Bagaimana olahraga Lead untuk sehat, membahagiakan anak
Dalam sebuah studi tahun 2010 di AS, para peneliti menemukan bahwa remaja sekolah menengah yang berolahraga lebih mungkin untuk menjadi lebih sehat dan lebih bahagia daripada teman sebaya mereka yang tidak. Bahkan, tingkat kepuasan berdampak pada kesejahteraan fisik, mental, dan emosional.
Berikut ini dapat memberikan alasannya:
1. ini mengurangi risiko obesitas.
Obesitas adalah nyata, dan itu mempengaruhi lebih dari 35.000.000 anak di seluruh dunia. Epidemi ini dapat meningkatkan risiko komplikasi. Hal ini termasuk gejala awal penyakit jantung, hipertensi, dan diabetes. Kecuali jika berat badan tidak terkendali, dapat berpotensi menyebabkan cacat jangka panjang atau bahkan kematian dini di kemudian hari.
Sementara itu, sebuah penelitian yang diterbitkan pada tahun 2012 menyebutkan bahwa olahraga remaja dapat mencegah obesitas di antara kelompok usia tersebut. Bahkan, hanya dengan melakukan satu jenis olahraga saja sudah cukup untuk menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam penurunan berat badan.
Menariknya, dinamika tim bermain juga dapat mendorong berat badan yang lebih baik. Bisa jadi anak bisa menerima dorongan dari teman sebaya atau pelatih mereka. Lebih jauh lagi, kebutuhan untuk berkontribusi pada tim dapat mengalihkan perhatian anak dari makanan.
2. Hal ini meningkatkan kinerja anak di dalam kelas.
Manfaat olahraga tidak tinggal di luar rumah. Penelitian di Kanada menunjukkan bahwa aktivitas ekstrakurikuler yang terorganisir dapat meningkatkan kemampuan otak anak. Tim dari Université de Montréal belajar bahwa anak-anak yang bermain olahraga secara terstruktur selama di TK memiliki fokus atau rentang perhatian yang lebih baik daripada teman lainnya pada saat mereka berada di kelas empat. Mereka memiliki kognisi yang lebih baik dan lebih mungkin untuk mengikuti petunjuk dengan benar.
3. ini membantu anak membina persahabatan.
Lebih banyak jenis penelitian telah menunjukkan bahwa selain latihan dan gizi yang penting, kunci untuk umur panjang adalah memiliki hubungan jangka panjang yang sehat. Olahraga dan bermain dapat membantu mereka mencapainya.
Dengan bermain, mereka belajar untuk menghormati orang lain. Hal ini mengembangkan rasa altruisme atau kebaikan dan kompetensi sosial. Hal ini mengajarkan mereka cara menerima kekalahan dan mendukung orang lain. Mereka juga menjadi reseptif terhadap gagasan untuk mendapatkan dukungan dan disiplin dari orang lain.
4. Hal ini menciptakan anak yang lebih percaya diri.
Para ahli percaya bahwa salah satu hadiah terbesar yang dapat diberikan orang dewasa kepada anak adalah harga diri atau kepercayaan diri. Ketika anak merasa yakin akan diri mereka sendiri, mereka menjadi lebih terbuka terhadap tantangan dan pengalaman baru. Mereka juga lebih mudah menerima orang lain, sehingga meningkatkan keterampilan sosial mereka.
Anak percaya diri yang kuat, dan ini penting untuk mengungkap kasus bullying dan dampaknya terhadap kesehatan mental.
SIS: olahraga menyiapkan anak untuk sukses
Kurikulum SIS sepenuhnya memahami bagaimana bagi setiap orangtua atau guru, pahala terbesar adalah melihat seorang anak menjadi orang dewasa yang sukses. Memang, secara akademis mereka dapat belajar dengan baik di sekolah. Namun, apa yang mempersiapkan mereka untuk mencapai hal yang lebih besar adalah soft skill yang mereka peroleh dengan bermain.
Olahraga dan bahkan jenis kegiatan rekreasi sosial lainnya mengajarkan mereka tanggung jawab, kerja tim, dan pemikiran kritis. Kegiatan-kegiatan tersebut mendorong keterampilan kepemimpinan anak. Anak juga mengembangkan ketahanan, terutama pada saat kegagalan dan kemalangan.
Kegiatan ini dapat menciptakan anak yang produktif dan lebih bahagia, dan untuk tipe anak seperti ini, dunia tentu saja merupakan tahap dimana mereka mau bertindak.
Ada pepatah yang berbunyi: semua pekerjaan dan tidak ada permainan membuat Jack menjadi anak yang membosankan. Tidak diragukan lagi bahwa akademisi sangat penting untuk membangun masa depan yang paling cemerlang bagi anak. Namun hari-hari yang dihabiskan untuk bekerja keras pada buku dan kuis tidak menciptakan keseimbangan anak perlu mengembangkan diri secara holistik. Mereka juga membutuhkan waktu untuk menikmati waktu di luar rumah, membangun persahabatan, dan melatih tubuh mereka.
Dengan memungkinkan mereka untuk mencapai semua ini dengan olahraga dan bermain, orang tua dan guru dapat membantu anak mereka mempersiapkan diri untuk masa depan yang sukses.
Ketahui lebih banyak tentang olahraga dan kegiatan rekreasi SIS termasuk dalam kurikulum mereka dengan mengunjungi situs web kami di SISSchools.Org atau kunjungi SIS School terdekat dan guru serta staf kami akan dengan senang hati mengakomodir pertanyaan Anda.