Pentingnya Kegiatan Ko-Kurikuler (CCA) di Sekolah Inspirasi
Kegiatan ko-kurikuler (Co-Curricular Activities atau CCA) memegang peranan penting dalam pengembangan holistik siswa di Sekolah Inspirasi.
Kegiatan ko-kurikuler (Co-Curricular Activities atau CCA) memegang peranan penting dalam pengembangan holistik siswa di Sekolah Inspirasi.
Usia pra sekolah dan SD awal memiliki peran penting dalam pengembangan konsep diri anak karena konsep diri merupakan dasar dari kepercayaan diri.
The preschool and lower primary years are very important for developing a child’s self-concept because self-concept is the foundation of self-confidence.
In a remarkable effort to promote sustainability, Inspirasi students have stepped up as young innovators to design a Zero-Emission City.
The primary connection between the SIS (Singapore Intercultural Schools) and the Inspirasi Group of Schools lies in their shared mission: to make quality education both affordable and accessible to diverse communities.
Investing in a child’s education is one of the most impactful decisions a parent can make.
Children today tend to be more individualistic, closely attached to gadgets, and significantly influenced by social media content. As Millennial and Gen Z parents raising Generation Alpha kids, it’s essential to foster your child’s social and emotional intelligence (SEL). It not only shapes a child’s character but also prepares them to face 21st-century challenges.
Anak-anak masa kini cenderung bersikap individual, lebih dekat dengan gawai, dan sering terpengaruh oleh konten di media sosial. Sebagai orangtua dari Generasi Z dan Milenial yang putera dan puterinya generasi alpha, penting bagi Anda untuk membantu membangun kecerdasan sosial emosional (SEL) anak.
Does appreciating the services of heroes only apply to those who fought for the nation and state? Every November 10, we remember the heroes who sacrificed themselves for Indonesia’s independence. However, how do today’s children understand the meaning of a hero?
Apakah menghargai jasa pahlawan hanya berlaku bagi mereka yang berjuang untuk bangsa dan negara? Setiap 10 November, kita mengenang para pahlawan yang mengorbankan diri demi kemerdekaan Indonesia. Namun, bagaimana anak-anak masa kini memahami arti pahlawan?